CAMPURSARI – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan Digitalisasi UMKM di Desa Campursari, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang dimulai pada Sabtu (10/1/2026) dan berlangsung bertahap hingga Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini berfokus pada penguatan identitas usaha melalui branding, pemasangan banner, pembayaran digital, serta pemanfaatan media sosial.
Pendampingan diawali dengan observasi langsung ke sejumlah pelaku UMKM di desa. Hasilnya, banyak usaha rumahan yang belum memiliki identitas visual yang jelas. Beberapa belum memiliki logo, sementara papan atau penanda usaha juga belum tersedia sehingga kurang terlihat oleh masyarakat sekitar.
Memasuki tahap pelaksanaan, tim KKN membantu merancang logo sederhana sesuai karakter masing-masing usaha. Setelah desain disepakati, dilakukan pembuatan dan pemasangan banner di lokasi usaha. Banner dipasang di bagian depan rumah atau tempat produksi agar mudah terlihat oleh calon pembeli.
Pemasangan banner ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat identitas usaha. Dengan adanya banner, usaha menjadi lebih mudah dikenali, terlihat lebih profesional, dan memberi kesan lebih meyakinkan bagi konsumen.
Selain itu, pendampingan juga mencakup pengenalan pembayaran digital seperti transfer bank dan QRIS. Pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai manfaat transaksi non-tunai serta cara penggunaannya secara sederhana. Beberapa UMKM mulai mencoba menerapkan sistem tersebut untuk memudahkan pelanggan.
Dalam aspek pemasaran online, pelaku UMKM didampingi membuat akun media sosial khusus usaha. Mereka juga belajar mengambil foto produk yang lebih menarik dan menuliskan deskripsi singkat yang jelas. Langkah ini dilakukan agar usaha tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas.
Kepala Desa Campursari, Istamar, memberikan dukungan terhadap kegiatan ini dan berharap perubahan yang sudah dimulai dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh pelaku UMKM setelah program KKN selesai.
Hingga penutupan kegiatan pada Selasa (10/2/2026), sejumlah usaha telah memiliki logo, kemasan yang lebih rapi, banner terpasang di lokasi usaha, serta mulai memanfaatkan pembayaran digital dan media sosial. Program ini menjadi langkah awal dalam membangun UMKM Desa Campursari yang lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan usaha.